Sumarji Warga Lamtim Penderita Penyakit Aneh Mendapat Perhatian Pemprov Lampung

144
Sumarji (50) warga Lamtim penderita penyakit aneh hingga sekujur tubuhnya bersisik mendapat perhatian dari Pemprov Lampung. Gubernur melalui Sekdaprov memberi bantuan yang diterima keluarga pasien. (Dok humas)

wawainews.ID, Lampung – Sumarji (50), penderita penyakit aneh hingga sekujur tubuhnya bersisik seperti ular akhirnya mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengintruksikan agar Rumah Sakit Umum Abdul Moelok (RSUAM), memberi pelayanan terbaik kepada pasien tidak mampu tak terkecuali Sumarji warga dari desa Pugungraharjo Lamtim, yang menderita penyakit aneh hingga sekujur tubuhnya bersisik seperti ular.

Baca juga: Sumarji Penderita Penyakit Aneh, Tidur Beralas Koran dan Kardus di RSUAM Lampung

“Kami menyampaikan salam dari Bapak Gubernur Arinal yang belum dapat berkesempatan untuk dapat membesuk langsung Sumarji (50),” ujar Taufik Plt Sekdaprov Lampung usai melihat langsung kondisi Sumarji yang masih drawat secara intensif di RSUAM, Sabtu (22)/6/2019).

Sumarji (50) pasien penderita infeksi kulit hingga sekujur tubuhnya menyerupai sisik ular, dirawat secara intensif di RSUAM .(Net)

Dalam kesempat itu Taufik, menyempatkan memberi bantuan kepada Sumarji sebagaimana perintah dari Gubernur Lampung. Dia mengatakan bahwa Gubernur Lampung juga berpesan kepada direktur RSAM untuk memberi pelayanan terbaik bagi warga kurang mampu.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim sudah melihat langsung kondisi Sumarji pada hari Selasa (18/6/2019) lalu dengan memberikan sejumlah bantuan kepada pasien.

Sumarji yang sehari hari bekerja sebagai buruh tani mengalami penyakit aneh lebih dari dua bulan yang lalu. Dia mengaku tidak tahu penyebab awal penyakit yang dialaminya. Hingga saat ini Marji masih tergolek lemah dan dirawat secara intensif di ruang Murai RSAM oleh dokter Penyakit Dalam dan dokter Spesialis Kulit.

Baca juga: Warga Kemiling penderita Penyakit Aneh di Rujuk ke RSUAM Lampung

Keluarga pasien, Murad (60) dan Sarmaton (50), mengatakan Sumarji didiagnosa dan divonis menderita penyakit Ertroderma (auto imun) sehingga mudah terinfeksi pada kulit yang diakibatkan bakteri, walaupun gatal dan bersisik penyakit ini tidak menular.

Sebelum dirawat di RSUD AM Bandar Lampung, Sumarji juga sempat dibawa RS Islam Metro dan dirujuk ke RS AKA Sribhawono. (Abu Umar)