Satu Anggota Tewas, Ormas PP Bekasi Berharap Proses Hukum Maksimal

oleh -161 views
Suasana pemakaman anggota Ormas PP yang tewas dikeroyok beberapa waktu lalu. Terlihat Ketua MPC PP Bekasi, Kapores Metro Bekasi Kota, Wali Kota Bekasi, ikut dalam pemakaman, Jumat (29/11/2019) foto Budi

BEKASI – Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) MPC Kota Bekasi, Jawa Barat meminta aparat kepolisian maksimal dalam melakukan proses terkait tewasnya Sarifudin, pasca bentrokan beberapa waktu lalu wilayah setempat.

“Sepenuhnya proses hukum atas kematian Sarifudin, kami diserahkan kepada Polrestro Bekasi Kota agar segera ditangkap para pelakunya,”ujar Deddy Wakil Ketua Bidang Polhukam, didampingi Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila, di Kota Bekasi, Sabtu (30/11).

Hal tersebut tegasnya untuk meredam gejolak di lapangan karena kasak kusuk dari anggota PP berkata lain. Sehingga tidak membuat kondusifitas di Bekasi terganggu. Ormas PP tetap jaga marwah daerah dan menyerahkan semua proses hukum atas peristiwa yang menimpa salah seorang anggota PP, kepada BPPH, guna mengikuti proses hukum yang berlaku.

“Saya harap aparat kepolisian dapat segera menangkap para pelaku pengeroyokan,” tegasnya.

Menurut Deddy, situasi di lapangan kian membuncah dikhawatirkan tidak  terbendung, jika dibiarkan berlarut para pelaku pengeroyokan tidak segera ditangkap.

“Sudah banyak anggota PP ingin mencari keadilan di jalan. Namun diredam dengan mengatakan sudah dalam penanganan kepolisian,”tukasnya.

Untuk itu Polrestro Bekasi Kota, yang di Komandoi oleh Kombes Pol Indarto, diharapkan  bisa cepat membekuk pelaku. Sehingga bisa mengobati amarah anggota PP lain yang terus memanas.

Dia memastikan bahwa proses hukum bagi para pelaku pengeroyokan tidak akan berhenti sampai pelaku tersebut mendapatkan hukuman setimpal. Karena ungkap Deddy apa yang dialami anggotanya hingga meninggal sudah diluar batas kewajaran.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir di kantor MPC PP Kota Bekasi. Dia juga meminta anggota PP tenang dan menyerahkan proses hukun kepada kepolisian

Sementara, Ketua Ormas PP MPC Kota Bekasi, Ariyes Budiman, mengingatkan pesan dari tiga pilar yakni, Wali Kota, Dandim dan Kapolres Metro Bekasi Kota yang meminta agar Kota Bekasi kondusif.

“Semua sudah menyarankan meminta agar menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke aparat kepolisian. Hal tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan tiga pilar di Kota Bekasi,”ungkapnya tetap memegang pesan tersebut.

Wali Kota, Kapolres, Dandim semua ikut dalam proses pemakaman alm Sarifudin di Kampung Teluk Buyung, Marga Mulya, Bekasi Utara, Jumat (29/11/2019).

“Intinya ketiganya minta jangan melakukan aksi yang tidak diinginkan, dan serahkan sepenuhnya kepada hukum yang berlaku,” ungkap Aries singkat mengatakan lihat saja dalam beberapa hari ini apa yang dilakukan kepolisian dalam mengungkap para pelaku pengeroyokan.

Seperti diketahui, Waka Robet, sapaan akrab Alm. Sarifudin, menghembuskan napas terakhirnya di rumah duka, pada Jumat (29/11) setelah sempat menjalani pengobatan di rumah sakit.

Menurut informasi yang dihimpun, para anggota PP sempat dikeroyok. Bahkan korban yang telah terkapar dilindas menggunakan sepeda motor, sehingga mengalami luka pada bagian dalam tubuhnya. (BUD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *