Aksi Kejahatan Curas, Kembali Terjadi di Wilayah Jabung

oleh -5.310 views
Arif Darmawan (28) korban Curas di wilayah Hukum Polsek Jabung. Seminggu lalu, korban Curas belum tertangkap sekarang sudah kembali terjadi, Sabtu (8/2/2020) - foto Nal

LAMTIM – Wilayah Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, kembali digegerkan dengan aksi kejahatan. Kali ini, pencurian dengan kekerasan (Curas) terjadi wilayah proyek desa Asahan, Sabtu (8/2/2020).

Padahal seminggu sebelumnya Curas juga terjadi di Jalan Raya Desa Negara Saka, wilayah Polsek Jabung, dengan korban warga Desa Asahan. Hingga kini pelakunya belum ditangkap oleh Kepolisian.

Aksi pencurian dengan kekerasan di wilayah Jabung sepertinya tak pandang bulu, Korban Curas kali ini adalah Arif Darmawan (28), warga Dusun II, Desa Jabung. Arif berprofesi sebagai pedagang singkong.

Kepada Wawai News, Arif mengisahkan bahwa Sabtu 8 Februari 2020, ia pulang dari menjual singkong, di desa Mumbang Jaya sekira pukul 13.00 WIB di wilayah Proyek Desa Asahan, Jabung.

Kemudian dia mulai dipepet, oleh dua kendaraan bebermotor. Pelaku langsung mematahkan spion mobil yang di kendarainya dengan langsung memintanya turun dari mobil.

“Saya awalnya sempat menolak, tapi pelaku melepaskan tembakan ke udara sebanyak dua kali. Tentu saya takut dan turun dari mobil,”ungkap Arif.

Saat turun dari mobil, kata Arif, pelaku langsung melakukan penggeledahan ke semua saku Arif. Dia mengaku melihat ada dua pelaku yang mendekatinya dengan membawa senjata api, begitupun pengendara yang berjaga di atas motor juga membawa senpi.

“Para pelaku menendang saya kemudian merampas uang yang ada di saku celana saya sebanyak Rp1800.000. Kemudian mereka pergi secara berpencar,”ungkapnya.

Kasus tersebut saat ini, sudah dilaporkan ke Polsek jabung no laporan polisi: LP/32-B/II/2020 /Polda/Res Lamtim /Sek Jabung dan di terima petugas jaga Brigpol Andi Karya Bangun.

“Saya berharap berharap para pelaku cepat tertangkap, agar kami para pedagang kecil tetap bisa berusaha. Karena ini sudah meresahkan seminggu lalu warga Asahan juga pedagang yang jadi korban,” katanya.

Menurutnya pelaku dalam menjalankan aksi dibekali senjata api. Tak tanggung-tanggung semua pelaku dibekali Senpi, harusnya Polisi bisa memberi rasa aman dan kenyamanan terutama bagi kami warga yang berusaha seperti pedagang kecil begini.

Arif, mengaku bersyukur tidak sampai ditembak pelaku. Tapi dia mengaku luka memar akibat ditendang pelaku. (Nal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *