Klarifikasi Habib Bahar dari Lapas Nusakambangan

oleh -305 views
Habib Bahar bin Smith, klarifikasi kondisinya dari Lapas Batu Nusakambangan, melalui video beredar, Minggu (24/5/2020)- foto tangkapan layar

JAKARTA – Viral, Video pengakuan disampaikan Habib Bahar bin Smith dari tahanan Lapas Batu Nusakambangan, Jawa Tengah, beredar luas melalui youtube dengan durasi 4:37 detik.

Melalui video tersebut Habib Bahar memberikan pesan sekali klarifikasi kondisi dirinya terkait rumor yang beredar sejak dibawa ke Lapas Nusakambangan pada Mei 2020 lalu. Melalui video dia memberi pesan kepada keluarga, murid dan umat Islam.

“Bahwasanya mulai dari pertama kali di pondok pesantren diambil oleh pihak Lapas, kemudian dibawa ke Lapas Gunung Sindur, dari Gunung Sindur dibawa ke sini ke Lapas Batu Nusakambangan, mulai dari saat itu sampai sekarang saya berada dalam keadaan sehat walafiat. Alhamdulillah,” ucap Habib Bahar dalam video Minggu (24/5).

Habib Bahar juga memastikan dirinya diperlakukan dengan baik sesuai standar operasional prosedur oleh pihak Lapas.

“Saya diperlakukan dengan bagus, sesuai dengan SOP. Seluruh para petugas yang terkait dengan masalah Lapas baik di Gunung Sindur ke sini semuanya melayani saya dengan sesuai standar,” jelas Habib Bahar.

“Tidak ada seperti kabar di luar sana bahwasanya saya dipukuli, saya bonyok-bonyok, saya diginiin, tidak ada itu. Semuanya bicara baik, bicara bagus, bicara lembut dan saya sebagai warga binaan yang baik, ketika petugas baik kepada saya, maka saya berlaku lebih baik lagi, lebih nurut. Ketika saya diperlakukan dengan lembut, maka saya akan lembut lagi,” urainya.

“Tapi kalau saya diperlakukan dengan buruk dari awal, maka saya bakal lebih jahat dan lebih buruk lagi terhadap, tapi tidak, saya diperlakukan dengan baik maka saya lebih baik lagi,” tandas mengumpamakan dirinya seperti bola karet, kian digencet makin melawan.

Dalam pengakuan tersebut dia juga menjelaskan bahwa rambutnya di botakkan atas keinginan sendiri, sesuai standar. Tidak ada yang memaksanya untuk mencukur rambutnya.

“Saya tegaskan tidak ada yang bisa memaksa saya. Akhirnya saya berpesan kepada murid saya, lanjutkan perjuangan menegakkan agama Allah, membela NKRI,”pungkasnya .(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *