Terkesan Lecehkan Media Terkait Pemberitaan, Kakon Sukaraja Tuai Kecaman

oleh -2.942 views
Kakon Sukaraja, Boymin, foto ist

TANGGAMUS – Pernyataan Kepala Pekon (Kakon) Sukaraja Kecamatan Semaka, Boymin yang terkesan melecehkan media terkait pemberitaan, memantik Pemkab dan DPRD Tanggamus geram.

Kepada Kantor Berita RMOLLampung, Sekretaris Inspektorat, Gustam via sambungan telepon mengatakan, secara etika ucapan Kakon itu sangat tidak pantas diucapkan.

Menurut dia, seharusnya seorang pemimpin aparatur desa/pekon, menunjukkan etika yang baik dalam memberikan pernyataan atau informasi.

Dia juga mengimbau, kepada semua pemimpin aparatur pekon yang ada di Tanggamus, kalau memberikan pernyataan harus sesuai dengan etike.

“Jangan mendiskriminasikan pihak atau organisasi tertentu, yang ujungnya membuat permasalahan baru!” tegasnya.

Senada, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Pekon, Wawan Harianto. Dia sangat prihatin dengan yang diucapkan kapekon tersebut.

Selain secara etika tidak pantas, dia bisa menggunakan hak jawab kalau merasa keberatan dengan pemberitaan tersebut.

“Sebagai seorang kepala pekon, semestinya bersikap bijak saat bertutur kata, sehinga bisa menjadi panutan!” tegasnya.

Wakil rakyat di parlemen juga bersuara tegas. Kurnain, Wakil Ketua II DPRD, sangat menyayangkan ucapan kakon itu.

“Seharusnya seorang pemimpin memberikan contoh yang baik, bukan malah bersikap arogan seperti itu!” tegasnya .

Menurut angota DPRD Fraksi Partai Nasdem itu, jika memang tidak terima atas pemberitaan yang ditulis media, maka ada hak yang dimiliki yakni hak jawab.

“Kepala Pekon tersebut bisa memberikan klarifikasi atau jawaban atas tulisan itu,” demikian Kurnain

Boymin selaku Kepala Pekon (Kakon) Sukaraja Kecamatan Semaka, Tanggamus, terkesan melecehkan pemberitaan dua media online.

Pemberitaan rmollampung.id, edisi Selasa (12/5) dengan judul Ditanya Warga, Kakon dan Ketua PGRI Beberkan GSG Sukaraja Semaka.

Sedangkan media  lampung7news.com  dengan judul: Masyarakat Mempertanyakan Pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) Pekon Setempat.

Boymin, tanpa cangung mengatakan, “Alaaah… Media Online kok dipikir .“

Kalimat tersebut menanggapi dua pemberitaan itu. Tentu, sangat tidak patut diucapkan seorang yang pemimpin tertinggi di pekon tersebut.

Kepada Kantor Berita RMOLLampung, seorang warga berinisal S mengatakan, saat dia bersama temannya dan salah satu aparatur pekon akan mengurus sesuatu di Kantor Kecamatan Semaka, berpapasan dengan Boymin.

Mereka sempat mengobrol di lokasi. Lalu, mereka mempertanyakan terkait pemberita media online dengan judul: Masyarakat Mempertanyakan Pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) Pekon Setempat.

Menurut dia, Boymin tanpa cangung mengatakan, yaa itu sii K, dan diteruskan dengan ucapan, Alaaah.. Media Online Kok Dipikir.

K, selaku Biro lampung7news.com  mengatakan, dirinya sangat tergangu dan tidak terima dengan ucapan kakon yang terkesan melecehkan, apalagi menyebut nama dan medianya.

“Padahal yang saya tulis berdasarkan keterangan narasumber, termasuk dirinya (Boymin) selaku kepala pekon,” jelasnya.

RMOLLampung mencoba mengkonfirmasi langsung Kakon Boymin via hp 081279460xxx. Meski aktif, tapi tidak juga diangkat.  Sehingga, sampai berita ini ditayangkan belum ada klarifikasi dari yang bersangkutan. (SMN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *