Sosialisasi Pilkada, Wawalkot Bandarlampung Ngamuk Tantang Lurah Lapor Bawaslu

oleh -145 views

BANDARLAMPUNG – Wakil Wali Kota Bandarlampung Yusuf Kohar ngamuk tak boleh sosialisasi dirinya sebagai bakal calon wali kota oleh Lurah Tanjungbaru Hendry Satria di wilayahnya, Senin (3/8).

Yusuf Kohar yang tak memakai masker saat itu menantang sang lurah melaporkannya ke Bawaslu. “Kau laporkan sama Bawaslu,” ujarnya dua kali dengan nada tinggi.

Sambil, dia memerintahkan timnya membagikan bantuan kepada warga. Namun, Lurah Hendry Satria tetap melarang tim Yusuf Kohar membagikan bantuannya.

Sebelumnya, keduanya terkibat perdebatan keras soal protokol pandemi Covid-19 dan larangan Wali Kota Bandarlampung Herman HN tak boleh ada kerumunan.

Dengan nada tinggi, Yusuf Kohar bilang,”Saya ada aturan, kau jangan ngajar-ngajari aku.” Sosialisasi, perkenalan, ngapo dak boleh?” tandasnya dengan tetap bernada tinggi.

Lurah Hendry dengan datar berusaha menjelaskan tentang aturannya,”Jadi gini Pak Yusuf…”

Belum selesai, Yusuf Kohar langsung memotong penjelasan lurah,”Tak usah gini-gini, yang penting sosialisasi kita, tak usah dihalang-halangi.”

Sang lurah bertanya,”Ini sosialisasi ya?”

“Ya, hanya kenalan saja, kenapa tidak boleh?” tanya Yusuf Kohar.

Lurah mencoba menjelaskan dengan tetap bernada datar,”Jadi begini Pak Yusuf, Pak Wakil, mohon maaf…”

Kembali penjelasan lurah dipotong Yusuf Kohar dengan nada keras sambil menunjuk dadanya,”Wakil saya, kamu nyegak-nyegak aku.”

Setelah istifar, Lurah ijin bicara baik-baik. Dia minta Yusuf Kohar memberikan kesempatan dirinya berbicara untuk menjelaskan aturannya.

Dijelaskan oleh Lurah Hendry, “Pak Wakil juga orang pinter saya rasa, ada UU No.10 Tahun 2016, wakil, bupati, wali kota gak boleh sosialisasi sebelum enam bulan penetapan calon,” kata Hendry.

Meski tak dijinkan lurah, Yusuf Kohar tetap bersikeras hendak membagikan “bantuan” buat warga setempat dengan alasan membantu warga terdampak pandemi Covid-19.

Dikutif dari RMOL Lampung, Dengan seragam PDH berikut “jengkolnya”, bakal calon wali Kota Bandarlampung Yusuf Kohar sosialisasi dengan membagikan bantuan Covid-19 di Kelurahan Tanjungbaru, Kecamatan Kedamaian, Senin (3/8).

Ketika Lurah Hendry Satria ingin menjelaskan, Yusuf Kohar langsung momotong,”Tak usah begini-begini, yang penting sosialisasi, tak usah dihalang-halangi.”

Yusuf Kohar dengan nada keras mengatakan,”Wakil aku, Kau jangan nyegak-nyegak aku, ini sosialisasi, perkenalan, ngapo dak boleh?”

Di Kelurahan Tanjungbaru, lurah setempat, Hendry Satria tetap berusaha menjelaskan soal izin dan larangan pengumpulan massa dengan alasan protokol kesehatan pandemi Covid-19.

“Sekarangkan jaman pandemik Pak. Siapa yang bertanggung jawab kalau ada penyebaran corona di wilayah ini,” kata lurah tersebut.

Lurah dan Wakil Wali Kota Yusuf Kohar beradu argumentasi. Yusuf Kohar mengatakan siap bertanggungjawab dan mengatakan boleh sosialisasi 30 orang di manapun.

Menurut Yusuf, tidak ada salahnya bersosialisasi masa pendemi apa lagi dalam rangka meringankan beban warga terdampak Covid-19.

“Saya yang mengijinkan,” tandas Yusuf Kohar. Dia juga memerintahkan timnya membagi-bagikan bantuan kepada warga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *