Desa Wana, Tiyuh Tradisi Budaya Melinting di Tenggara Lampung

1.254 views
Desa Wana, Tubuh Tradisi Budaya Melinting, di Kabupaten Lampung Timur, - foto net

LAMTIM – Liburan ke Lampung Timur,   jangan hanya ke Way Kambas, dan laut saja. Tapi, kenali juga tradisi budaya Melinting, di Tenggara, daerah berjuluk sang bumi ruwa jurai di Desa Wana, desa tradisional yang terus menjaga dan melestarikan warisan leluhur

Desa Wana, berada di wilayah Kecamatan Melinting. Desa ini memiliki jarak tempuh hampir dua jam dari Bandar Lampung, dengan jarak mencapai 70 Kilometer perjalanan dengan kendaraan roda tempat.

Desa Tradisional Wana, merupakan satu dari tujuh desa inti penjaga budaya tradisi, desa Wana menjadi satu dari enam Desa Pewaris Kebudayaan Asli Keratuan Melinting. Arsitektur dari rumah panggung khas masyarakat lampung Melinting ini masih cukup banyak terawat dan ditempati secara turun temurun.

Desa tradisional Wana sudah digadang sebagai desa wisata sejak tahun 1994.
Hampir separuh dari rumah penduduk di Desa Wana masih menggunakan arsitektur tradisional rumah adat Lampung, yakni rumah panggung dengan bahan kayu.

Tak heran jika desa tersebut menjadi gambaran mengenai bentuk, denah, tata ruang yang tercermin melalui kebudayaan masyarakat Melinting,  terhadap lingkungan alam dan sosialnya.

Rumah tradisional di Kampung Wana
terkandung aspek kosmologis berupa adaptasi terhadap lingkungan alam dan nilai-nilai yang memiliki makna sebagai pengatur kehidupan masyarakat untuk menciptakan tertib sosial.

Selain budaya seperti rumah, desa Wana juga masih menjaga budaya Lampung, seperti tari Melinting dan lainnya.

Sebelum ke Kampung Melinting, di Desa Wana, ada baiknya mampir dulu ke Taman Purbakala di Pugung Raharjo, Lampung Timur, merupakan  pusat peradaban Keratuan di Lampung antara Melinting dan Ratu Darah Putih di Lampung Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here