Kejari Pringsewu Akan Panggil e-Warung di Gadingrejo

718 views

PRINGSEWU – Supplier BPNT, e-Warung dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kecamatan Gadingrejo segera dipanggil Kejari Pringsewu, Lampung. Pemanggilan rencananya pekan depan terkait dugaan mark-up.

Hal itu menindaklanjuti laporan dari NGO Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) Provinsi Lampung terkait dugaan mark-up harga sembako BPNT di Kecamatan Gadingrejo, Senin (2/8) lalu.

Berdasar hasil peneluran kantor berita RMOLLampung ada 3 supplier sembako BPNT di Kecamatan Gadingrejo yakni CV.Daud Vokarindo, CV.Mubarokah Jaya Makmur serta PP Putra mandiri.

Kasi Pidsus Kejari Pringsewu, Marwan Jaya Putra mengatakan laporan dari NGO JPK sudah masuk kekejaksaan tinggal menunggu registrasi berkas.

“Setelah disetujui pimpinan baru turun ke bagian intel, kemungkin minggu depan baru kita bisa melakukan pemanggilan,” kata Marwan Jaya Putra, melalui sambungan telpon, Rabu(4/8).

Ia menambahkan berdasarkan vidio CD yang mereka terima dari pihak JPK ada empat kecamatan yang dilaporkan. Namun karena ada kekurangan berkas sementara yang dilaporkan masalah BPNT di Wilayah Kecamatan Gadingrejo.

“Indikasi laporannya adanya dugaan mark-up harga sembako BPNT dari supplair yang di kirim ke E-Warung dan yang di terima KPM,” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here