Pembangunan Drainase di Desa Tanjung Iman Disebut Berasal dari Swadaya Masyarakat

510 views
Drainase ini disebut Kasis Pelayanan Desa Tanjung Iman bersumber dari swadaya masyarakat- foto Sumantri

LAMPURA – Sumber dana pembuatan drainase di Dusun Gunung Labuhan, Desa Tanjung Iman, Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) sampai sekarang masih simpang siur. Meski sudah sepuluh hari lebih dilaksanakan belum ada papan informasi di lokasi drainase terkait sumber dananya.

Sebelumnya diberitakan bahwa pembangunan drainase yang masih dikerjakan itu terkesan asal jadi tak berkualitas, bahkan pekerja dilapangan mengakui bersumber dari dana APBD. Namun sayangnya ia tidak mengetahui terkait besarannya.

Hingga sekarang pembangunan drainase tersebut masih tahap pelaksanaan sampai saat ini papan kegiatan belum juga terpasang. Jum’at (17/9/21).

Pemerintah Desa Tanjung Iman, melalui Kasi Pelayanan ketika dikonfirmasi terkait sumber dana mengklaim pembagunan drainase bersumber dari swadaya masyarakat. Tapi pernyataan itu berbanding terbalik dengan pengakuan warga yang rumahnya dilintasi drainase membantah jika itu bersumber dari dana swadaya masyarakat.

“Drainase ini memang melintas di depan rumah saya, tapi saya ga tau terkait sumber dana dari mana. Tapi ini pastinya bukan swadaya masyarakat lah,”ucap Sukarno, warga Dusun setempat yang rumahnya dilintasi drainase yang masih dalam pengerjaan tersebut.

Ia pun mengaku talut yang dibuatnya secara pribadi dibongkar agar seragam pembangunannya. Sukarno pun tak ambil pusing terkait kualitas drainase, mulai dari jumlah adukannya berapa-berapanya.

Ridho Kasi pelayanan Desa Tanjung Iman, dikonfirmasi dikantornya, Jumat (17/9/2021) – foto Sumantri

Sementara Kasi Pelayanan Desa Tanjung Iman, Ridho terpisah mengungkapkan bahwa pembangunan drainase di Dusun Gunung Labuhan Desa setempat tidak masuk dalam program Dana Desa.

“Pembangunan untuk tahun ini di dusun itu hanya pembangunan lapen yang bersumber dari dana desa. Jika drainasenya swadaya masyarakat,”ujarnya.

Dia pun menyebutkan bahwa lapen nya dari DD (Dana Desa). Ridho dengan lantang menyakinkan bahwa pengerjaan drainase di Dusung Gunung Labuhan murni bersumber dari swadaya masyarakat, bukan dari DD atau apa lagi dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utar.

“Bahkan dalam pelaksanaanya saya gak tahu karena gak melalui desa” beber Ridho selaku Kasi pelayanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here