Pilkades Pesawaran, Calon Kades Langgar Prokes Bisa Diskualifikasi

174 views
Ilustrasi (dakta)

PESAWARAN – Sanksi diskualifikasi menunggu kandidat calon kepala desa yang melanggar protokol kesehatan (Prokes) dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2021.

“Saat ini protokol kesehatan menjadi salah satu poin yang harus diutamakan oleh pihak panitia baik tingkat kabupaten, kecamatan, desa serta masing-masing calon,”ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pesawaran Zuriadi, Selasa (15/6/2021).

Dikatakan pada dasarnya bahwa Bupati Pesawaran tidak ingin pelaksanaan Pilkades ini menjadi klaster baru dalam penyebaran covid-19. Sehingga ketegasan aturan diberlakukan di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini, mulai sanksi ringan hingga diskualifikasi bagi calon kades.

Menurutnya, pelaksanaan Pilkades pada tahun ini setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) dimasing-masing desa dibatasi mata pilihnya sebanyak 500 mata pilih, serta pelaksanaan kampanye juga harus dibatasi orang yang datang, guna mengantisipasi terjadinya kerumunan masyarakat.

Biasanyakan satu desa hanya memiliki satu TPS. Namun tahun ini pelaksanaan ditengah pandemi dan sudah ada peraturan dari Perbup serta Permendagri, masing-masing TPS harus menyiapkan prokes yang telah ditentukan seperti, tempat cuci tangan, thermo gun dan juga panitia desa harus menyuruh pulang apabila ada warga yang memiliki suhu tubuh tinggi.

“Selain itu, akan adanya penundaan pelaksanaan Pilkades apabila desa yang menggelar dalam kondisi status zona merah, hal itu guna mengantisipasi adanya penyebaran covid-19 di desa tersebut, tapi bukan dibatalkan hanya di tunda saja sampai keadaannya membaik,” timpalnya.

Dalam menjaga prokes pada Pilkades ini, pihak DPMPD juga telah melakukan sosialisasi kepada seluruh calon Kades di 37 desa yang akan menggelar pada 26 Agustus mendatang, tentang pentingnya penerapan prokes.

“Memang perlu adanya kesadaran dari masing-masing pihak, kalau mereka semua taat pada prokes saya yakin pelaksanaan Pilkades ini tidak akan menyebabkan klaster penyebaran covid-19 di Bumi Andan Jejama,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here