Plh Kepala Kampung Gedung Ratu Panggil Warganya, Klarifikasi Hal ini?

625 views
suasana pertemuan antara Plh Kepala Kampung Gedung Ratu dengan Warganya bernama Komo, Selasa (28/9/2021) malam - foto Sumantri

LAMTENG – Entah apa yang ada dibenak Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kampung di Gedung Ratu, Kecamatan Anak Ratu Aji (ARA), Lampung Tengah, tiba-tiba memanggil warganya untuk menghadap dan diduga melakukan intimidasi.

Pemanggilan oleh Plh Kepala Kampung bernama Misno kepada warganya itu di picu oleh keresahannya karena oknum LSM dan Wartawan akhir-akhir ini kerap masuk ke kampung itu, dengan dalih konfirmasi terkait pembangunan PAMSIMAS di wilayah setempat.

Terkait hal itu Misno merasa ada upaya pembusukan reputasinya sebagai Plh Kepala Kampung yang baru empat bulan karena menggantikan kepala kampung setempat yang tersandung kasus dana BLT. Dia menduga maraknya oknum Wartawan dan Oknum LSM tersebut atas suruhan warganya yang diketahui bernama Sukarna alias Komo.

Ia pun memerintahkan Polmas Kampung untuk memanggil warga yang dicurigainya tersebut untuk datang di rumahnya untuk di klarifikasi langsung terkait hubungan si Komo dengan para oknum LSM dan Wartawan yang kerap masuk ke kampung untuk mengkonfirmasinya itu, pada Selasa malam (28/9/21).

Misno, mengakui memanggil warganya bernama Komo. Hal itu untuk memperjelas kecurigaannya bahwa LSM atau Wartawan yang kerap masuk ke Kampung tersebut di suruh warganya bernama Komo untuk menjelikkan reputasinya di Kampung tersebut.

“Saya panggil mas Komo ke sini karena seringnya mas Bandar masuk ke kampung ini kan mampir nya ke rumah mas Komo, nah ini kecurigaan saya jangan – jangan sumbernya dari mas Komo ini, atas suruhan mas Komo, untuk menjelik kan saya di kampung ini, sehingga saya panggil untuk klarifikasi dengan mas Komo” bebernya.

Misno mengaku sebagai Pelaksana Harian Kepala Kampung Gedung Ratu merasa resah dengan adanya LSM dan Wartawan yang datang mencarinya untuk melakukan konfirmasi terkait pembangunan Pamsimas di kampungnya.

“Saya kan sekarang Plh, Pelaksana Harian Kepala Kampung di sini, sebelumnya saya menjabat Sekretaris Kampung, saya baru Empat bulan menjabat Plh, kepala kampung sebelumnya Pak Jaya dan dia di pecat” Pungkasnya.

Sementara salah satu warga Kampung Gedung Ratu, Sukarma alias Komo menjelaskan bahwa kedatangan LSM dan Wartawan yang bertamu ke rumahnya karena ada hubungan saudara dan bukan terkait persoalan pembangunan Pamsimas yang ada di Kapung Gedung Ratu.

“Makanya saya sampai hadir ke sini karena saya di undang Polmas Bapak Juheni suruhan Kepala Kampung, dan saya mendengar informasi yang tidak sedap, bahasa yang terlontar dari Pak Misno bahwa masuknya Wartawan dan LSM ke kampung ini dikira saya yang memberikan informasi terkait adanya pembangunan proyek di kampung ini” jelasnya.

Diketahui pemanggilan Komo warga Gedung Ratu tersebut disaksikan puluhan Polmas. Salah seorang Polmas dikonfirmasi mengakui tidak mengetahui persoalan sebenarnya.

“Saya gak tau pak permasalahannya apa, saya di suruh pak kepala kampung memanggil pak komo, udah itu aja, dan kami di suruh kumpul di rumah pak kepala kampung, udah itu aja bang”tukasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here